Tentang Kamu
Entah mengapa,
memang aku tidak pernah tahu alasannya.
Mengapa aku lebih sibuk bercerita daripada mendengarkan,
Entah mengapa,
memang aku tidak pernah tahu alasannya.
Mengapa aku selalu gagal memberi tahumu, bahwa aku gemar menceritakanmu
kepada semesta.
Meski tidak pernah didengar telingamu,
tentang aku yang suka banyak mengingat,
tersenyum,
tertawa,
atau bahkan menangis
soal kamu.
Comments
Post a Comment