Akhirnya Lulus Juga!



Alhamdulillah.

Udah sih, nggak ada kata-kata lain lagi.

Alhamdulillah, akhirnya lulus juga!

Nggak kerasa sih kuliah setahunku akhirnya kelar juga. Kuliah serba penuh tekanan ini dan itu akhirnya resmi diakhiri dan ditutup dnegan wisuda yang berlangsung di Indonesian Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Akhirnya setelah melewati perjalanan yang berliku, kuliah yang banyak cobaannya itu berhasil diselesaikan dengan baik.

Seneng, banget.

Satu minggu yang lalu, tepatnya tanggal 18 Oktober 2018 kampusku melaksanakan wisuda akbar yang memeang beneran akbar alias besar. Gimana enggak, diikuti 5999 wisudawan membuat wisuda PKN STAN kali ini beneran rame dan padat manusia. Wisuda yang berlangsung selama kurang lebih lima jam itu berhasil menguras tenaga dan perhatian banyak orang, terutama keluarga wisudawan.

Waktu itu, rasanya seneng. Banget sih.

Kayanya kali ini nggak akan nulis formal, nulis seadanya aja buat meluapkan kebahagiaan. Sebenernya telat banget sih nulis ini sekarang, euforia bahagianya udah beda. Tapi gapapa, masih jarak seminggu aja jadi masih ingetlah gimana perasaan seneng waktu itu. Perasaan campur aduk yang jadi satu waktu itu, bener-bener perasaan yang belum pernah aku rasain sebelumnya. Setelah lulus berulang kali dari bangku sekolah, baru kali ini senengnya pake banget. Ya, padahal waktu kuliahnya lebih singkat daripada waktu belajar di SMA.

Kalau dilempar balik ke satu tahun yang lalu, mungkin itu penyebab lulus kali ini beda rasanya. Ya gimana lagi, nggak bisa bohong meski cuman satu tahun tapi di sana ada banyak tekanan yang harus dihadapi selama perkuliahan. Mata kuliahnya cukup banyak, ada sekitar lebih dari 20 SKS setiap semesternya untuk jurusan yang kuambil. Belum lagi kuliah yang padat dari Senin – Sabtu dan tuntutan nilai yang bagus bikin mahasiswa nggak jarang juga stres.

Kami dipaksa bisa. Ya jelas sih, itu udah tanggung jawab sebagai mahasiswa kampus kedinasan. Kami dibiayai uang negara, kami orang-orang yang belajar dengan uang beasiswa. Jadi, ada beberapa beban yang bertengger di pundak kami. Ada berbagai tuntutan yang besar agar kami bisa memanfaatkan beasiswa dengan baik. Kami tidak boleh mengecewakan. Siapapun itu. Baik orangtua di rumah, maupun orang-orang Indonesia lainnya yang tidak bisa berada di posisi kami saat ini.

Kami harus tetap berusaha. Sampai kapanpun.

Oh ya, segala pencapaianku hari ini tidak terlepas dari usaha dan doa banyak orang. aku pengen ngucapin makasih banget buat semua orang yang sudah turut andil di kehidupanku sampai detik ini. Tanpa kehadiran kalian mungkin aku nggak akan berada di tiitk ini. Mungkin Dara yang sekarang nggak akan sekuat ini, nggak akan banyak berusaha sejauh ini. Kalian yang pernah mewarnai hidupku akan selalu berarti sampai kapanpun.

Setahun kemarin aku juga berterimakasih ke diriku sendiri. Aku sudah terlalu keras mendorong diri sendiri, bikin diriku sendiri pernah stres (eits jangan dikira aku sellau baik-baik aja haha), bikin diriku sendiri pernah susah tidur, bikin kantung mata makin hitam. Terlalu banyak tekanan sih yang jelas, sering mengasihani diri sendiri jadinya hehehe. Alhamdulillah dukungan banyak orang juga yang bikin aku bisa berdiri kayak hari ini.

Makasih-makasih banget lah pokoknya untuk siapapun.

Kayaknya segini aja sih sedikit curhatan tentang kelulusan. Aku nggak pengen nulis banyak-banyak. Cuman pengen menyalurkan kebahagiaan aja. Nggak lebih. Lagipula, aneh juga nulis dengan bahasa yang berbeda dari biasanya.

Aku berharap, untuk kalian yang masih sibuk sekolah, berusahalah! 

Jangan sia-siakan waktu belajar, jangan sia-siakan kepercayaan orangtua kalian!

Dimanapun kalian berada, semangat!!

Comments

Popular Posts